10 Sepatu Lokal Keren Ini Ternyata Produksi Bandung!

Sepatu Lokal Bandung

Selain terkenal akan julukan Kota Kembang dan bermacam kulinernya, Kota Bandung juga terkenal akan industri kreatifnya. Masyarakatnya banyak yang berkesenian dalam hal musik, film, seni peran, seni rupa hingga fashion. Tak heran, di Kota Bandung ini banyak bermuncuan sepatu lokal keren yang mampu bersaing secara kualitasnya dengan merek ternama luar negeri.

Salah satu bukti bahwa Bandung sebagai salah satu poros perkembangan industri sepatu lokal adalah adanya tempat wisata sekaligus setra pengrajin sepatu, Cibaduyut. Kawasan ini dari zaman penjajahan hingga sekarang dikenal sebagai tempat menghasilkan kerajainan tangan rumahan (home made) untuk memproduksi sepatu dan tas.

Sepatu kini menjadi salah satu item fashion yng penting untuk menunjang penampilan keren namun juga tetap nyaman saat beraktivitas formal maupun casual. Tidak hanya beruna melindungi kaki, sepatu juga dapat memberikan kesan lebih maskulin pada pria.

Untuk mencari sepatu berkualitas, sekarang tidak harus terpaku dengan merek luar negeri, karena di dalam negeri juga tersedia merek-merek sepatu lokal yang tak kalah dari brand luar.

Apa sajakah merek sepatu lokal asal Bandung yang paling popular tersebut? Berikut ulasan lengkapnya.

1.Brodo

Salah satu sepatu dari Bro.do
Courtesy of bro.do

Bagi sebagain orang Bandung, mendengar nama Brodo, pikiran mereka pasti akan tertuju sebuah daring yang menyediakan berbagai aksesoris pria, seperti sepatu, dompet, kaos, tas dan perlengkapan pria lainnya. Namun dari sekian banyak aksesoris yang ditawarkan, sepatu kulit adalah produk andalan dari Brodo.

Meningkatkanya penjualan dari tahun ke tahun, menyebabkan Brodo pada tahun 2015 mendapatkan penghargan sebagai Indonesia Most Creative Companies oleh Majalan SWA dan terpilih menjadi sepatu resmi PSSI pada 2017. Saat ini, produk sepatu Brodo dapat ditemui outlet kota Bandung, Jakarta, Bekasi, Surabaya, Yogyakarta serta di Website resminya: bro.do

2. Geoffmax (GMX)

Courtesy of beritabaik.id

GeoffMax (GMX) Footwear merupakan merek sepatu lokal besutan anak-anak muda kreatif asal kota Bandung. Brand ini terbilang berani dalam meracik produk sepatu terbarunya, karena dari segi disain, bahan dan warna terbilang inovatif dan milenial, sehingga banyak digemari oleh masyarakat di dalam dan luar negeri.

Brand yang memiliki slogan Ready to Kick inimemiliki ciri khas di bagian sol sepatunya, karena terbilang good disain dan sangat kuat, cocok digunakan oleh para pecinta Extreme Sport, khususnya para pemain skate board. Untuk menarik peminat generasi muda, GMX kerap kali mensponsori acara musik, misalnya membranding para musisi band Superman is Dead (SID).

3. NAH Project

Courtesy of nahproject.com

Mungkin Nah Project merupakan satu-satunya merek sepatu lokal yang berani melakukan metode transparency pricing dalam penjualannya. Transparency pricing sendiri adalah suatu cara penetapan harga secara transparan, mulai dari harga bahan, ongkos produksi, packing dan biaya pengembangan produk hingga menghasilkan harga suatu produk sepatu.

Meski terbilang pemain baru dalam industri sepatu, tepatnya berdiri pada Oktober 2017, sepatu racikan Nah Project mampu menarik perhatian manusia nomer satu di Indonesia, Jokowi. Buktinya sneaker berjenis FlexiKnit V2.0 kerap kali sering dipakai oleh Presiden dalam berbagai kesempatan.

Sepatu racikan Nah project didisain lentur karena menggunakan material yang nyaman dan tidak panas, disesuaikan dengan iklim tropis di Indonesia. Semua itu berkat riset disain, bahan yang berkali-kali , sehingga standar sepatu sneakers besutan Nah project mampu bersaing dengan sneaker dari luar negeri. Bagi yang tertarik, anda bisa mengunjungi website berikut: nahproject.com

4. Amble Footwear

Courtesy of tribun.manado.com

Sepintas namanya memang terdengar seperti nama merek sepatu dari luar negeri, tapi setelah ditelusuri, Amble footwear merupakan merek sepatu lokal dari Bandung. Amble didirikan oleh Agit Bambang sekitar 2009 lalu, ingin menawarkan kenyaman bersepatu pada generasi urban masa kini.

Produk-produk Amble footwear menggunakan seratus persen bahan kulit premium, dengan disain maksimal dan dikerjakan tujuh puluh persen secara hanmade, sehingga kualitas produksi tetap terjaga. Karena kualitas bahan dan disain setara dengan selera luar negeri, tidak jarang sepatu racikan Agit dipesan oleh orang-orang dari negera Jepang, Singapura dan Malaysia.

5. Footstep Footwear

Courtesy of footstepfootwear.com

Footstep footwear pertama kali muncul dipasaran sekitar tahun 2012 di Bandung, Jawa barat yang didirikan oleh M. Randy. Lebih dari tujuh tahun berdiri, brand ini telah menelurkan berbagai produk sepatu, mulai dari sepatu kasual, sneakers, slip-on, sepatu formal hingga produk sendal. 

Berdasarkan taglinenya, “Born to Make a History“, brand lokal ini memiliki visi kedepan untuk membuat sepatu dengan kualitas terbaik dikelasnya. Untuk menghasilkan sepatu terbaik, brand ini menggunakan bahan terkini yang disebut “Neo Leather“, yaitu perpaduan antara bahan faux leather dengan neo technology.

Namun diluar bahan neo leather, brand ini juga masih menyediakan sepatu berbahan Mesh, Canvas, dan juga Knit. Didisain oleh para tangan terampil, brand ini berani memberi garansi pada produknya selama 90 hari. Jika minat terhadap merek sepatu lokal ini, kalian dapat mengunjungi: footstepfootwear.com

7. Sepatu Compass

Courtesy of lifestyle,kompas,com

Merek ini sempat tenggelam beberapa tahun belakangan karena penjualannya menurun, namun berhasil keluar dari masalah tersebut dengan cara melakukan rebranding.

Rebranding adalah strategi pemasaran dimana perusahaan membuat sebuah nama, tagline, simbol, logo, disain baru untuk brand yang sudah dikenal dengan tujuan pengembangan dan memberi semangat pembaruan di benak konsumen, investor dan pesaing.

Hasil dari rebranding ini yakni dengan dikeluarkannya sepatu bermodel sneakers klasik seperti vans dan converse yang diberi nama Compass Gazelle. Tipe ini berhasil meraup antusiasme anak muda. Produk ini berjenis limited edition, hasil kolaborasi dengan influencer Brian Notodiharjo, sepatu ini dibanderol 395 000 rupiah. Sepatu Compass ini juga dikenal sebagai sepatu ghaib karena begitu mengeluarkan series terbaru akan cepat sold out.

7. Ventela

Courtesy of lifestyle.kompas.com

Pada akhir tahun 2019, Ventela langsung melejit menjadi sepatu lokal paling dicari di Google di wilayah Indonesia.

Di luar strategi kampanye mereka di media sosial, kombinasi antara model yang memiliki siluet serupa dan sepatu ternama yang sudah digandrungi dan harga yang merakyat, Ventela berhasil menjadi merek sepatu yang paling dicari di Indonesia sepanjang 2019.

8. Word Division

Courtesy of worddivision.com

Word Division merupakan salah satu brand sepatu lokal bandung yang melejit di pasaran dengan produk sepatu bergaya streetwear. Sepatu produksi Word Division umumnya menggunakan kanvas premium, kulit asli, dan ada juga yang kulit sintetis untuk beberapa bagian. Materialnya dijamin berkualitas sehingga nyaman ketika digunakan dan tahan lama.

9. Patrobas

Courtesy of ditzbrand.co.id

Fokus pada sepatu-sepatu bergaya casual, Patrobas menjadi pendatang baru yang namanya mulai diperhitungkan. Modelnya yang beragam, tak kalah dengan produk internasional lain menjadikan Patrobas bisa menggaet lebih banyak pelanggan. Keunggulan lainnya dari Patrobas ialah harganya yang murah mulai dari Rp250.000an, sehingga bisa masuk ke pangsa pasar yang lebih luas.

10. Saint Berkeley

Courtesy of saintberkeleyshoes.com

Sepatu lokal terbaik ini juga sering dianggap sebagai produk Eropa. Hal tersebut tak lain karena namanya yaitu Saint Barkley. Padahal, ini merupakan produk asli dari Bandung yang berhasil mencuri perhatian karena berkualitas tinggi serta dibandrol dengan harga terjangkau mulai dari Rp330.000an. Bahkan presiden Jokowi juga pernah membelinya saat acara Jakarta Sneaker Day 2018 lalu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy link
Powered by Social Snap